Syurga itu dibawah kaki suami

Syurga Isteri ditelapak kaki suami

Itulah yang seringkali diucapkan..Itulah yang sering kita dengar sebagai kata nasihat

Namun, bila hati ini disakiti berulang kali, mampukah aku mengingati ucapan tersebut untuk melegakan hati yang marah

Mampukah aku tersenyum untuk menjadi perhiasan di dalam hidupnya, tanpa dikira soal hati dan perasaanku.

Walaupun aku masih di alam pertunangan, aku cuba untuk jadi yang terbaik.

Namun, semakin hari setiap perilakunya yang menyakiti hatiku, dibuat tak endah,

Setiap kata-kata yang menyakiti hatiku ibarat  tiada apa yang perlu diambil kisah

Tidak usah ku nyatakan kebaikkan yang aku lakukan seikhlas hati kerna aku tidak pandai mengungkit

aku tidak meminta kebaikkan yang aku lakukan dibalas dengan wang ringgit.. cukup sekadar kau memahami hati dan persaan ku

Hambar dan kosong aku rasakan tiap kali kau sakiti hatiku

Dan aku sering terfikir.. bagaimana harus aku lakukan yang terbaik jika kau tidak mahu memahami hatiku yang engkau kasari dengan kata-katamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: